Asuransi Kesehatan “On Bill” – Mi Ultimate Healthcare

Salah satu rencana saya di akhir tahun 2018 kemarin adalah menambah polis asuransi kesehatan tradisional lagi.
Melihat pengalaman klien-klien saya sendiri yang tiba-tiba harus operasi glukoma, ada yang harus operasi batu empedu, ada juga yang tiba-tiba jari-jari tangannya retak karena main bola basket. Dan biaya tindakannya puluhan juta, padahal polis baru bayar 2 tahun.
Semua penyakit datang tanpa direncanakan dan diatur waktunya.
Dan setiap klaim klien-klien saya diapprove dan dibayar oleh Manulife.
Membuat saya semakin Percaya diri mempercayakan proteksi saya, keluarg dan klien-klien saya di Manulife.

Kalau sudah punya kartu ini, aman rasanya.

Dan yang membuat saya lebih nyaman lagi adalah bahwa asuransi kesehatan ini di-upgrade otomatis dengan nama Mi Ultimate Healthcare (MUHC) Revamp asuransi kesehatan “On Bill” (sesuai kuitansi) dengan fasilitas :
1. Rawat inap *kamar 1 orang* di Indonesia dan seluruh dunia, kecuali Amerika
2. Batas Penggunaan *Tahunan Rp 5 – 20 Miliar*
3. *Kemoterapi* dan Cuci darah / hemodialisa
4. One day surgery
5. *Cashless*

Kalau saya sebagai Agen Asuransi saja bisa menyisihkan sebagian pendapatan saya untuk membeli Asuransi, bagaimana dengan Anda ?

Bukan tidak punya uang untuk membeli Asuransi, tetapi belum mengatur arus kas uang secara maksimal.

Lebih baik menyisihkan sebagian kecil pendapatan atau tabungan untuk membayar premi Asuransi, daripada menggunakan semua tabungan atau aset kita untuk membayar tagihan rumah sakit.

#financialplanner #highrisk #onebill #healthinsurance
#miultimatehealthcare #asuransikesehatantradisional
#manulife

Punya Dana 1M

IMG_20180821_181741_847

Kata orang , beli asuransi mahal, belum lagi klaimnya susah.

Saya bersukur deh selama di Manulife, klaim-klaim asuransi kesehatan klien-klien, sekaligus menjadi teman saya, dibayarkan TANPA PAKE RIBET. itu loh testimoni-testimoni mereka. Ga pake mahar loh.

Sambil posting ini, dapat kabar bahwa ada anak usia 20 tahun, menderita tumor otak dan harus dioperasi dengan biaya Rp 1M, mana asuransinya baru dicabut tahun lalu, dan usaha bapaknya sedang bangkrut.

Situ punya dana tunai Rp 1M ++ ???
Kalau belum punya, cus diambil asuransi kesehatan Manulife “Mi Ultimate Healthcare”. Bayarnya ga perlu miliaran, tapi manfaatnya bisa miliaran.
Googling deh, track recordnya bagus bangettttt…. Lagi ada promo merdeka nih hingga 10 September 2018.
Lihat Reputasi “Mi Ultimate Healthcare” =》zoom kotak hijau
Lihat Manfaat “Mi Ultimate Healthcare” =》zoom kotak tabel
Lihat Promo “Mi Ultimate Healthcare” =》 zoom kotak merah
Lihat Testimoni “Mi Ultimate Healthcare” =》 zoom kotak putih

#miultimatehealthcare #manulife #manulifeindonesia
#asuransikesehatan #asuransiterbaik #klaimasuransi #proteksi #penyakitkritis
#bestservice #bestsolution #bestinsurance
#payyourbills #worldwide
#jadiandalan

Tabungan Warisan Lebih Menguntungkan ?

Seorang Ayah atau seorang tulang punggung keluarga bekerja keras untuk bermaksud menciptakan aset-aset untuk isteri, anak-anak atau anggota keluarga, baik untuk masa sekarang atau untuk masa depan.

Yang biasa disiapkan adalah dana pendidikan, rumah/properti, dan instrumen investasi lainnya.

Salah satu yang penting, tetapi suka terlupakan adalah ‘Tabungan Warisan’, padahal  tabungan ini bisa menjadi dana darurat bila si tulang punggung berada dalam resiko tidak hidup, tetapi tanggung jawabnya terhadap keluarga masih ada.

Kalau Anda masih sehat dan produktif, saatnya Anda menyiapkan ‘Tabungan Warisan’ untuk keluarga Anda. Mengapa ?

1. Tabungan warisan itu likuiditasnya tinggi, begitu terjadi resiko, bisa diberikan ke siapa saja dan kapan saja, sesuai hukum yang berlaku

2. tidak ada biaya maintenance/bulanan seperti properti

3. bukan objek Pajak seperti instrumen investasi

4. Modalnya murah dan bisa cicil

5. dapat digunakan untuk melunasi kewajiban-kewajiban, tanpa kehilangan aset-aset lainnya

20180320_222431

Masih ragu untuk menyiapkan tabungan warisan dari sekarang?

 

Bonie Corina | 62 812 9409026

 

 

Kanker Serviks : Penyebab dan Pencegahan

Kanker Serviks menjadi salah satu penyakit yang ditakutkan oleh masyarakat luas, terutama kaum wanita. Sebenarnya kanker serviks ini bukan hanya diderita oleh wanita saja , tetapi juga bisa menyerang pria dan anak-anak.
Mari ketahui tentang kanker serviks ini secara garis besar.
Kanker Serviks ini disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus) di mana tidak menimbulkan gejala secara spesifik pada si penderita. Sehingga si penderita juga tidak tahu bahwa dirinya terinfeksi, dan dapat menularkannya kepada orang lain tanpa disadarinya.
Tetapi bila seseorang mengalami :
1. Keputihan atau keluar cairan encer dari vagina
2. Pendarahan setelah senggama
3. Timbul pendarahan setelah masa menopause
4. Timbul nyeri panggul (velvis) atau perut bagian bawah
5. Pada stadium lanjut, badan menjadi kurus karena kurang gizi, edema kaki, timbul iritasi kandung kencing dan poros usus besar bagian bawah,
maka lakukan pemeriksaan secara mendetail untuk mengetahui penyebab penyakit lebih lanjut.
Faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan Kanker Serviks adalah :
1. Ganti-ganti pasangan seksual
2. Merokok dan minuman keras
3. Hubungan seksual yang dilakukan saat usia < 20 th
4. Terlalu banyak melahirkan
5. Tidak menjaga kebersihan organ genital
Untuk pria, harap diperhatikan bahwa Kanker Penis (HPV) meningkat bagi kalangan pria yang tidak melakukan sirkumsisi.

Untuk pencegahan dari menderita kanker serviks, bisa dilakukan beberapa hal berikut :
1. Pentingnya pemeriksaan rutin ( tiap 1-2 thn)
    1.1. Tes Iva :(Visual Acetat)  cek dgn asam cuka; bisa dilakukan di Puskesmas.
    1.2. Papsmear , bagi yang sudah pernah melakukan hubungan seksual
    1.3. HPV DNA : Untuk mengecek apakah ada virus HPV di DNA.
           Virus HPV Subtipe 16 dan 18 adalah penyebab kanker Serviks
2. Vaksinasi : melakukan suntik vaksin sebanyak 3 kali yaitu pada bulan ke-0, bulan ke-2 dan bulan ke-6.
Target usia : sebelum melakukan hubungan seksual
3. Edukasi seksual agama : pemahaman agama dan pasangan seksual resmi.
(narasumber : dirangkum dari dr. Farhan – RS Evasari)
Lakukan pencegahan daripada pengobatan.
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia mempunyai manfaat perlindungan 1 dari 50 penyakit kritis , di mana bila terjadi resiko maka tertanggung akan menerima sejumlah manfaat pertanggungan yang dapat digunakan untuk biaya perawatan sehari-hari dalam menunjang pengobatan penyakit kritis yang diderita.
penyakitkritis
Lakukan perencanaan keuangan sebelum resiko datang secara tiba-tiba.
Be Smart!
#ayoberasuransi
Bonie Corina, SFP | +628129409026

Manulife Essential Assurance terpilih sebagai #NetizenChoice 2017 edisi Warta Kota

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok. Sudahkah Anda mempersiapkan diri untuk menghadapi hari esok yang tidak pasti?

Manulife Indonesia dianugerahi #NetizenChoice untuk produk andalannya,Manulife Essential Assurance, pada Indonesia Netizen Brand Choice Award (INBCA) 2017 yang diselenggarakan Warta Ekonomi.

Mengapa Manulife Essential Assurance?
Karena Manulife Essential Assurance memberikan:
1. Jaminan Perlindungan Seumur Hidup
2. Jaminan Nilai Tunai yang tidak dipengaruhi oleh fluktuasi pasar
3. Jaminan Besaran Premi Dasar yang Tetap
4. Masa Pembayaran Premi Terbatas (5/10/20 tahun)
5. Tambahan Manfaat Meninggal Akibat Kecelakaan

Manulife Essential Assurance

Persiapkan warisan berharga bagi keluarga, tanpa tapi, tanpa nanti, bersama Manulife Essential Assurance.

#warisan #wholelife #seumurhidup #NetizenChoice #jadiandalan #asuransijiwamurni

 

Mobil Baru vs Masa Depan ? Mana yang lebih penting?

Setiap saat keluar mobil baru, sebagian besar orang akan menengok dan mencari tahu mobil baru tersebut. Dan tak jarang, mereka mengganti mobil lama mereka dengan mobil baru. Ga keren ceritanya , kalau mobilnya masih model lama.

Bila menyangkut pengeluaran seseorang, mana yang lebih penting ?
Membeli mobil baru atau persiapan untuk masa depan ?

Bila membeli mobil baru :
Harga Rp 450 Juta ; Premi sekitar Rp 15 Juta ; Penggantian maksimal Rp 450 Juta (all risk atau total loss only)

Bila persiapan untuk masa depan :
Membeli asuransi kesehatan Mi Ultimate Healthcare dari Manulife
Premi Rp 12 juta* (Plan Ruby)
Manfaat / Penggantian maksimal/tahun Rp 2M + 2M
Hak Kamar di Indonesia & Malaysia Rp 2 Juta, di luar negeri Rp 6 Juta.

asuransi-kerjakera

Berasuransi merupakan salah satu langkah untuk persiapan masa depan, di mana bila terjadi resiko, maka asuransi yang membayarkan resiko tersebut, tanpa harus menggerus aset-aset atau tabungan hasil kerja keras bertahun-tahun.

#ayoberasuransi #asuransiitupenting #financialadvisor

@boniecorina

Kecelakaan Membuat Susah ?

Kemarin siang (19 Feb 2017), saya bertemu dengan Kak Juves, yang sudah sembuh dari kecelakaan tabrak lari pada tgl 3 Feb 2017 lalu (Jumat) di pagi hari, setelah dirawat hampir 1 minggu di RS Pelni. Walaupun masih jalan terpincang-pincang.

Awalnya, hari Senin tgl 6 Feb jam 10, Saya dan teman-teman, menjenguknya di RS Pelni. Begitu ketemu, dia langsung meminta tolong untuk uruskan hak jaminan dia dari Manulife. Karena masih vertigo, dia tidak bisa berbuat banyak.
Dia cerita, bahwa dia bukan peserta BPJS, dan saat pihak keluarga membawanya ke RS Pelni, kartu Asuransi Manulife tidak dibawa, sehingga diharuskan membayar jaminan Rp 3 Juta untuk kelas 3. Kartunya masih belum ditemukan, dan belum ada orang yang bisa membantunya terkait jaminan Manulife tersebut. Dikuatirkan RS Pelni akan meminta tambahan uang jaminan lagi untuk tindakan selanjutnya.
Akhirnya kami sama-sama membuka data polisnya melalui Agencylink Manulife, dan sebenarnya ia mempunyai hak kamar di kelas 1 atau 2.
Saat itu juga, kami kirim email ke CS Manulife, menceritakan kronologisnya dan meminta dibukakan ‘jaminan manual’ ke RS Pelni, sehingga bila ada tindakan lanjutan, tidak perlu lagi meminta uang jaminan.
Begitu tiba di kantor, Saya follow up CS Manulife, dan hal ini sudah dikonfirmasi ke Pihak Admedika, sebagai third-party dari Manulife.
Selasa pagi, saya infokan ke Kak Juves, tapi info RS Pelni, belum ada jaminan dari Manulife.
Saya follow up lagi ke Admedika, dan infonya bahwa RS Pelni akan infokan ke Admedika bila ada pasien bernama Juves. Alamak…..
Saya infokan ke Admedika, bahwa pasien sudah dirawat sejak Jumat lalu, jadi mohon jaminan manual sudah bisa digunakan. Akhirnya Admedika konfirm bahwa jaminan manual sudah dibukakan ke RS Pelni atas nama pasien.

Kak Juves cerita bahwa begitu keluar dari RS Pelni, uang jaminan Rp 3 juta dikembalikan, karena sudah dijaminkan oleh Manulife dari hari pertama dia dirawat.

Senangnyaaaa….waktu dengar hal itu, artinya usaha kita gak sia-sia.

Bayangkan kalau kita sedang mengalami kecelakaan, dan sedang tidak punya perisapan dana.
Kepala pusing, jadi tambah pusing.

Mari Berasuransi.img_20170219_211109

#indahnyaberbagi #sharewithothers
#jadiandalan #resikohidup
#accident #insurance

 

TAHUKAH ANDA

TAHUKAH ANDA

BAHWA PENYAKIT KRITIS BUKAN HANYA KANKER, STROKE DAN SERANGAN JANTUNG SAJA ?

Ada lebih dari 50 Penyakit Kritis yang sudah umum terjadi , di antaranya :
Loss of Hearing : kehilangan pendengaran
Blindness : kebutaan
Major Burns : keadaan mayoritas tubuh yang terbakar
Bacterial Meningitis : bakteri Meningitis
Alzheimer Disease : penyakit Alzheimer
Coma : keadaan koma atau kritis
Total & Permanent Disability : Cacat Tetap dan Total

Apa yang akan Anda lakukan bila mengalami 1 Penyakit Kritis dari lampiran di atas ?

Mari berbagi cerita kepada Saya.

Dengan sumber dari Kompas, baca pula tentang “Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi”

http://health.kompas.com/read/2016/08/06/173500723/Tiga.Penyakit.Kritis.dengan.Biaya.Pengobatan.Tinggi

#indahnyaberbagi
#penyakitkritis
#jadiandalan

Fungsi Asuransi Kesehatan “Double Claim” bagi Peserta Asuransi

Fungsi Asuransi Kesehatan ‘Double Claim” bagi Peserta Asuransi

Pertengahan November lalu, saya membantu klien saya untuk mengajukan klaim rumah sakit ke Manulife, dengan membantu menyiapkan dokumen/kuitansi klaim rumah sakit yang sudah dikopi legalisir sampai submit ke perusahaan Manulife.

Mengapa hanya dokumen/kuitansi yang dikopi legalisir?
Karena dokumen/kuitansi asli harus disubmit ke perusahaan asuransi lain, yang merupakan fasilitas dari kantor, pada saat bersamaan.
Setelah melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan, 5 hari kemudian, ada informasi bahwa hasil analisa berkas klaim sudah ok dan proses pembayaran sebesar Rp16.257.700, sesuai dengan angka tertera di kuitansi.
Berarti 100% nilai klaim yang diajukan, sudah disetujui.
Selang 1minggu kemudian, dapat info juga bahwa perusahaan asuransi lain menyetujui pembayaran klami sebesar Rp 6.400.000, sesuai dengan limit yang diambil tertanggung.
Sehingga tertanggung menerima uang sebesar Rp 16.257.700 + 6.400.000 = Rp 22.657.700, dari nilai klaim yang diajukan sebesar Rp 16.257.700.

Apakah total uang yang diterima tertanggung melebihi nilai klaim yang diajukan?
Benar. Mengapa?
Karena tertanggung mempunyai hak “Double Claim” atas manfaat rumah sakit yang dibeli dari Manulife, walaupun hanya dengan mengajukan klaim dengan dokumentasi/kuitansi dikopi legalisir.
Sehingga walaupun perusahaan asuransi lain akan/sudah membayarkan sebagian ataupun seluruh jumlah klaim yang diajukan tertanggung, maka Manulife akan membayarkan nilai klaim yang diajukan sesuai dengan limit yang diambil, tanpa memperhatikan nilai yang akan/sudah disetujui oleh perusahaan lain.

Catatan :
Rumah sakit menetapkan biaya untuk legalisir dokumen dengan rate 25.000-100.000.
Periksa kembali dokumen/kuitansi yang sudah dilegalisir oleh rumah sakit, karena bisa saja ada kekurangan/ketinggalan di legalisir, sehingga bila kembali lagi untuk legalisir dokumen, ada biaya lagi dari rumah sakit

Sekian sharing hari ini.
#ayoberasuransi #jadiandalan

Bonie Corina, SFP | 628129409026

 

Orang Tua pun Bisa Berasuransi

Semakin meningkatnya pendidikan dan pengetahuan penduduk Indonesia, pikiran mereka semakin terbuka dan semakin sadar akan kebutuhan Asuransi. Bagi yang masih usia produktif, mudah sekali bagi mereka untuk membeli asuransi, karena selain masih muda dan produktif, resiko hidup mereka juga masih rendah, sehingga premi yang dibayarkan masih murah untuk benefit yang besar.

Lain halnya dengan orang tua, selain resiko hidup lebih tinggi, keadaan fisik atau kesehatan mereka juga sudah terganggu, sehingga banyak perusahaan asuransi lebih memilih menolak orang tua yang sudah mempunyai catatan histori kesehatan yang terganggu. Atau , perusahaan asuransi akan meminta orang tua tersebut untuk cek kesehatan berkali-kali untuk memberikan data bahwa orang tua tersebut layak dipertanggungkan. Dan tak jarang pula, sudah berkali-kali cek kesehatan, perusahaan asuransi tetap menolak.

Begitu pula, kejadian ini juga terjadi pada seseorang di usia produktif, tetapi mempunyai histori kesehatan yang buruk.

Kalau sudah ditolak perusahaan asuransi, pada akhirnya orang akan menyesal, mengapa tidak diasuransikan sejak dahulu.

Sebelum menyesal lebih jauh lagi, bisa memilih Mi Wealth Assurance (MiWA) dari Manulife yang dapat menanggung orang tua dan semua orang dengan Uang Pertanggungan Jiwa hingga Rp 5M tanpa cek kesehatan. Syarat utama adalah maksimal usia 70 tahun, maksimal Uang Pertanggungan Jiwa total hingga Rp 5M dan memenuhi kriteria Simple Underwriting dari Manulife.

Apakah mahal preminya ?

Sebagai contoh, untuk usia 62 tahun, Uang Pertanggungan Jiwa Rp 1M, calon klien cukup membayar premi sebesar Rp 50 Juta/tahun minimal 7 tahun.

Mengapa cukup lama membayar premi ?

Karena kami menganggap, saat Anda membayar premi, berarti Anda sedang menginvestasikan uang Anda, dan investasi selalu bersifat panjang, dan pastinya ada dana yang dimiliki oleh calon klien.

Menurut pengalaman saya, bukan hanya biaya sakit yang mahal, tetapi pada saat meninggal pun ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan.

Alangkah baiknya, selama kita sehat dan masih bisa produktif, kita tetap terus menginvestasikan uang kita di pos-pos yang bisa memberikan jaminan perlindungan untuk kita dan keluarga kita secara financial.

Apakah pemikiran ini bisa diterima ?

Bila belum , mari berdiskusi dengan saya tentang jaminan perlindungan diri Anda dan keluarga Anda, selama Anda masih produktif.

#ayoberubah #ayoberasuransi

Me :

Bonie Corina, SFP | WA : 08129409026