Mengapa Harus Berasuransi Syariah ?

Konsep Asuransi Syariah adalah konsep tolong menolong (Sharing Risk) dimana kontribusi dari tiap Peserta dikumpulkan dalam Dana Tabarru dan pengelolaannya dilakukan oleh Pengelola yang sudah memiliki ijin Syariah.

Dana Tabarru ini yang digunakan untuk membayarkan resiko-resiko yang terjadi pada Peserta yang sudah berkontribusi.

Mengapa harus Berasuransi Syariah? Saat berasuransi Syariah, maka mencakup 2 hal, yaitu :

  1. PROTEKSI, berupa perlindungan untuk diri sendiri dan keluarga atau kebutuhan personal
  2. FILANTROPI, pemberian yang bersifat Filantropi untuk menolong orang lain atau bersifat sosial

Jadi Asuransi SYARIAH (Ta’awwun) menggabungkan PROTEKSI yang bersifat pribadi dan FILANTROPI yang bersifat sosial.

Ada ayat di Quran Surat An-Nisa Ayat 9

Quran Surat An-Nisa Ayat 9 وَلْيَخْشَ ٱلَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا۟ مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَٰفًا خَافُوا۟ عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْيَقُولُوا۟ قَوْلًا سَدِيدًا Arab-Latin: Walyakhsyallażīna lau tarakụ min khalfihim żurriyyatan ḍi’āfan khāfụ ‘alaihim falyattaqullāha walyaqụlụ qaulan sadīdā Terjemah Arti: Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.

Referensi: https://tafsirweb.com/1541-quran-surat-an-nisa-ayat-9.html

Manulife Syariah yang sudah masuk Top Brand Sharia Insurance Indonesia di tahun 2019 dan 2020 kembali meluncurkan program “Mission Syariah” dalam mata uang Rupiah dan US Dolar dengan manfaat tambahan kesehatan dan penyakit kritis.

Sudah siapkan Apa untuk anak cucumu nanti? SIAPKAN Sekarang.

Ilustrasi Mission Syariah

Hubungi : Bonie Corina | 08129409026

Aku dan orang tuaku ingin Naik Haji

Image

Sering kita mendengar keinginan setiap muslimin dan muslimah untuk Naik Haji baik sendiri ataupun bersama orang tuanya. Tetapi untuk Naik Haji , selain membutuhkan uang yang cukup besar ataupun menanti waktu yang cukup lama.

Dalam menabung, perlu diperhatikan , seberapa besar yang dapat ditabung untuk bisa memenuhi biaya /ongkos Naik Haji ?

Di bulan suci ini, ada baiknya mulai memikirkan menabung untuk bisa Naik Haji, menyisihkan sebagian pendapatan.

Menabung untuk Naik Haji ini , dapat dilakukan di berbagai produk tabungan, misalnya di bank, atau di institusi finansial lainnya.

Bila menabung untuk Naik Haji dan diperlengkapi dengan proteksi resiko meninggal atau resiko ketidakmampuan , tentu sangat menyenangkan bukan ? Ditambah lagi uang saku yang bisa digunakan di sana.

Mengapa tabungan Naik Haji ini begitu menggiurkan ?

Saat menabung tiap bulan minimal Rp 1 Juta , itu artinya selain dapat berkontribusi untuk proteksi , berinvestasi di market syariah, dan kumpulan Tabarru.

Kumpulan Tabarru adalah himpunan Tabarru kita dan Penabung lain yang dikelola sebagai dana tolong-menolong untuk membayar Manfaat Pertanggungan di antara Penabung.

Sambil menabung, sambil memberikan amal ibadah dengan ikut serta di himpunan dana tolong-menolong. Kumpulan Tabarru ini juga dapat kita rasakan di akhir tahun, bila tidak ada klaim di tahun berjalan.

Bagaimana bila kita mengalami resiko meninggal sebelum Naik Haji terpenuhi ?

Maka sisa tabungan atau hak Penabung untuk Naik Haji bisa dialihkan ke orang tua atau anggota keluarga lainnya.

Sungguh mulia, bukan ?

Bagaimana juga bila kita mengalami ketidakmampuan secara fisik untuk menghasilkan pendapatan ?

Maka Penabung bisa berhenti menabung atau melakukan setoran, dan tabungan Anda terus dikelola.

Produk tabungan yang saya maksud di sini adalah Berkah Save Link dari Manulife Financial.

Apakah Anda setuju dengan saya ?

Manulife – For Your Future
Bonie Corina | 08129409026 | BBM : 21C26DF3