Aku dan orang tuaku ingin Naik Haji

Image

Sering kita mendengar keinginan setiap muslimin dan muslimah untuk Naik Haji baik sendiri ataupun bersama orang tuanya. Tetapi untuk Naik Haji , selain membutuhkan uang yang cukup besar ataupun menanti waktu yang cukup lama.

Dalam menabung, perlu diperhatikan , seberapa besar yang dapat ditabung untuk bisa memenuhi biaya /ongkos Naik Haji ?

Di bulan suci ini, ada baiknya mulai memikirkan menabung untuk bisa Naik Haji, menyisihkan sebagian pendapatan.

Menabung untuk Naik Haji ini , dapat dilakukan di berbagai produk tabungan, misalnya di bank, atau di institusi finansial lainnya.

Bila menabung untuk Naik Haji dan diperlengkapi dengan proteksi resiko meninggal atau resiko ketidakmampuan , tentu sangat menyenangkan bukan ? Ditambah lagi uang saku yang bisa digunakan di sana.

Mengapa tabungan Naik Haji ini begitu menggiurkan ?

Saat menabung tiap bulan minimal Rp 1 Juta , itu artinya selain dapat berkontribusi untuk proteksi , berinvestasi di market syariah, dan kumpulan Tabarru.

Kumpulan Tabarru adalah himpunan Tabarru kita dan Penabung lain yang dikelola sebagai dana tolong-menolong untuk membayar Manfaat Pertanggungan di antara Penabung.

Sambil menabung, sambil memberikan amal ibadah dengan ikut serta di himpunan dana tolong-menolong. Kumpulan Tabarru ini juga dapat kita rasakan di akhir tahun, bila tidak ada klaim di tahun berjalan.

Bagaimana bila kita mengalami resiko meninggal sebelum Naik Haji terpenuhi ?

Maka sisa tabungan atau hak Penabung untuk Naik Haji bisa dialihkan ke orang tua atau anggota keluarga lainnya.

Sungguh mulia, bukan ?

Bagaimana juga bila kita mengalami ketidakmampuan secara fisik untuk menghasilkan pendapatan ?

Maka Penabung bisa berhenti menabung atau melakukan setoran, dan tabungan Anda terus dikelola.

Produk tabungan yang saya maksud di sini adalah Berkah Save Link dari Manulife Financial.

Apakah Anda setuju dengan saya ?

Manulife – For Your Future
Bonie Corina | 08129409026 | BBM : 21C26DF3