Fungsi Asuransi Kesehatan “Double Claim” bagi Peserta Asuransi

Fungsi Asuransi Kesehatan ‘Double Claim” bagi Peserta Asuransi

Pertengahan November lalu, saya membantu klien saya untuk mengajukan klaim rumah sakit ke Manulife, dengan membantu menyiapkan dokumen/kuitansi klaim rumah sakit yang sudah dikopi legalisir sampai submit ke perusahaan Manulife.

Mengapa hanya dokumen/kuitansi yang dikopi legalisir?
Karena dokumen/kuitansi asli harus disubmit ke perusahaan asuransi lain, yang merupakan fasilitas dari kantor, pada saat bersamaan.
Setelah melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan, 5 hari kemudian, ada informasi bahwa hasil analisa berkas klaim sudah ok dan proses pembayaran sebesar Rp16.257.700, sesuai dengan angka tertera di kuitansi.
Berarti 100% nilai klaim yang diajukan, sudah disetujui.
Selang 1minggu kemudian, dapat info juga bahwa perusahaan asuransi lain menyetujui pembayaran klami sebesar Rp 6.400.000, sesuai dengan limit yang diambil tertanggung.
Sehingga tertanggung menerima uang sebesar Rp 16.257.700 + 6.400.000 = Rp 22.657.700, dari nilai klaim yang diajukan sebesar Rp 16.257.700.

Apakah total uang yang diterima tertanggung melebihi nilai klaim yang diajukan?
Benar. Mengapa?
Karena tertanggung mempunyai hak “Double Claim” atas manfaat rumah sakit yang dibeli dari Manulife, walaupun hanya dengan mengajukan klaim dengan dokumentasi/kuitansi dikopi legalisir.
Sehingga walaupun perusahaan asuransi lain akan/sudah membayarkan sebagian ataupun seluruh jumlah klaim yang diajukan tertanggung, maka Manulife akan membayarkan nilai klaim yang diajukan sesuai dengan limit yang diambil, tanpa memperhatikan nilai yang akan/sudah disetujui oleh perusahaan lain.

Catatan :
Rumah sakit menetapkan biaya untuk legalisir dokumen dengan rate 25.000-100.000.
Periksa kembali dokumen/kuitansi yang sudah dilegalisir oleh rumah sakit, karena bisa saja ada kekurangan/ketinggalan di legalisir, sehingga bila kembali lagi untuk legalisir dokumen, ada biaya lagi dari rumah sakit

Sekian sharing hari ini.
#ayoberasuransi #jadiandalan

Bonie Corina, SFP | 628129409026

 

Menabung di Asuransi sama dengan Berinvestasi (Askes Double Claim)

ASURANSI ?

Saya tidak perlu.
Oh, saya sudah punya.
Tidak ada duit buat beli asuransi.
Asuransi mahal

Itu beberapa kalimat penolakan yang didengar oleh para petugas asuransi di lapangan, di mana yang biasa kita kenal Agen Asuransi.

Sulit bagi sebagian besar dari kita untuk menyisihkan pendapatan kita untuk proteksi diri kita sendiri, tetapi begitu mudahnya menyisihkan pendapatan kita untuk kesenangan sesaat kita.

Bulan April 2015, saya menawarkan asuransi kesehatan kepada orang yang saya kenal dekat, pada saat dia sambil menunggu jadwal USG di bulan Juni. Dengan membantu membuka pikirannya, bahwa mumpung belum ada histori laboratorium atau sakit di suatu Rumah Sakit, mending buruan beli, sehingga diharapkan dia bisa diterima di asuransi kesehatan tanpa ada pengecualain.

Waktu itu, dia hanya membanding-bandingkan dengan produk asuransi lain, dan bilang mahal. Akhirnya dia menggunakan uangnya untuk kebutuhan yang lain.
Dan setiap kali ditawarkan, hanya mencemooh, “Ahh…cape nih kalau dekat-dekat dengan orang asuransi.”

Sampai suatu ketika di bulan April 2016, terdengar kabar, bahwa dia harus dilakukan tindakan operasi di rumah sakit dengan biaya sebesar premi asuransi kesehatan yang pernah ditawarkan dahulu.

Setelah keluar dari rumah sakit, dia meminta dihitungkan asuransi kesehatan yang dulu pernah ditawarkan, untuk dirinya dan suaminya.

Yang sangat disayangkan :

  • waktu sudah berlalu 1 tahun, dan premi asuransi kesehatan sudah naik seiring pertambahan usia masuk
  • dengan adanya histori atau pencatatan di rumah sakit bahwa pernah dilakukan tindakan oleh dokter, bisa dimungkinkan diberlakukan pengecualian untuk tindakan yang sudah pernah dilakukan (pre-existing)

Dua hal tersebut sudah merupakan kerugian bagi calon nasabah yang akan bergabung di asuransi kesehatan , bila ditunda-tunda terus, karena kita tidak pernah akan tahu kapan kita mengalami resiko.

Manulife masih menyediakan produk rider asuransi kesehatan “Healthsafe” , yang bersifat :

  • berlaku double claim dengan asuransi perusahaan lain,
  • tidak ada batasan tahunan,
  • cashless
  • bisa digunakan di berbagai negara dengan re-imburse
  • serta harga terjangkau.

double claim artinya adalah tertanggung bisa mengajukan klaim kesehatan di perusahaan asuransi A, walaupun klaimnya sudah ditanggung 100% oleh asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi B yang dimiliki oleh tertanggung.

Lebih jelas tentang “Healthsafe” :

http://manulife-indonesia.com/produk/health-safe?language=id

Pastinya sesuai dengan kebutuhan Anda. Hubungi kami.

Bonie Corina | via WA : 08129409026