Program 5 Tahun, Jaminan Premi Kembali

16 Maret, saya follow up klien untuk upgrade Asuransi kesehatannya & keluarga, jawabannya : “Bulan April saja”. 27 Maret, klien hubungi saya untuk datang, saat istri alami nyeri jantung, dan di citiscan di RS swasta, dan limit Rawat Jalan habis. Saat itu juga minta upgrade asuransi kesehatan.

Setelah diskusi, klien batal upgrade asuransi kesehatannya, karena lebih program Penyakit Kritis yang hanya bayar 5 tahun, tetapi diproteksi 20 tahun. Saat sakit kritis , manfaatnya 100% UP dan 100% premi DIKEMBALIKAN. Bila tetap sehat, 160% premi dibayarkan DIKEMBALIKAN.

Klien juga ambil program ini untuk anak-anaknya (15 dan 18 tahun) untuk siapkan Dana Darurat anak-anak hingga 20 tahun ke depan, karena orang tua tidak yakin apakah masih bisa tetap berada bersama mereka hingga 20 tahun ke depan. Bila bukan jadi Dana Darurat, maka jadi Dana Tabungan.

Asuransi Penyakit Kritis Terbaik

Sayangnya , proses polis sang istri tidak bisa dilanjutkan, karena ada plak jantung 50-60%, walaupun hasil EKG dan treadmilnya bagus.

Kadang kita suka tunda beli asuransi, karena lupa siapkan waktu untuk merencanakan proteksi.

Tunda membeli asuransi = tunda mentransfer resiko.

hashtag#pandemichashtag#coronavirushashtag#dirumahajahashtag#stayathomehashtag#penyakitkritishashtag#perencanaankeuangaan

MISSION : Proteksi Covid19 Bonus UP Jiwa

MISSION – PROTEKSI COVID 19

Saat produk MISSION diluncurkan oleh Manulife (Feb 2020), aku tidak begitu tertarik mempelajari lebih dalam, karena produk unit linked, yang biasanya manfaatnya tak sebanding dengan premi yang dibayar.

Sampai ada teman mau membelikan asuransi kesehatan Papanya (64 th). Lalu batal, karena premi dianggap terlalu tinggi dan Papanya jarang sakit, akhirnya kusarankan asuransi jiwa dengan tujuan menjaga cashflow, karena setiap orang pasti meninggal, hanya tidak tahu kapan.

Mulai saya buat ilustrasi asuransi jiwa tradisional term life dan whole life, tapi di luar budget. Lalu coba buat ilustrasi di MISSION. Ternyata premi menarik dan manfaatnya besar karena biaya asuransinya kecil dan biaya akuisisi hanya 50% di tahun pertama saja.

Lalu kuinfokan teman aku, dia langsung setuju, karena premi sesuai budget dan manfaat maksimal. Teman juga mempertimbangkan keadaan COVID 19 ini, karena Papanya masih bekerja di Perusahaan swasta, sehingga masih harus keluar rumah.

Selain UP Jiwa 500 Juta yang didapat, jika terjadi resiko meninggal karena COVID 19 dapat tambahan UP Jiwa Rp 200 Juta hingga 31 Mei 2020. Jadi produk unit linked tidak selamanya mahal, cukup lihat berapa biaya akuisisi, biaya asuransi dan biaya administrasi (bila ada).

#covid19 #pandemic #proteksijiwa #asuransijiwaterbaik #incomeprotection …more

Lock Down ?

Ada hal menarik yang saya dapatkan dari klien saya sebagai distributor bahan-bahan plastik ke toko-toko.

Saya menyarankan untuk meliburkan diri dulu, karena Corona sangat bahaya, ditambah dia dan karyawan-karyawannya sering mengabaikan masker . Saya sempat berkata, “Uang mau dicari seberapa, ko, ga akan cukup.”

Jawaban dia , “Ini terkait tuntutan moral, Bon. Karena pabrik tetap produksi, kalau pabrik tutup, karyawan-karyawan ga dapat duit. Ditambah lagi, permintaan kotak seperti kotak bento, masih terus dicari, karena digunakan untuk penyediaan makanan ke yang sakit dan tim medis.”

Wah sungguh mulia, pemikirannya.
Saya langsung ingat, bahwa sebelumnya teman saya juga kesusahan mencari kotak bento untuk mengirimkan makanan ke tim medis, karena toko banyak yang tutup.

Akhir kata, Saya mengerti kenapa sampai saat ini, Pemerintah belum lock down penuh, karena masih banyak orang-orang yang beraktivitas memerlukan barang/jasa orang lain, dan masih banyak yang butuh uang untuk hidup.

Tetapi bagi yang tidak punya kebutuhan apa-apa, please #dirumahaja.

Tinggalkan sejenak kebiasaan ngumpul bareng.

Dengan #dirumahaja , kita jadi lebih dekat dengan keluarga dan banyak istirahat.

Stay Safe.

#coronagoaway #covid19 #stayhealthy

Yayasan Kanker Anak Jakarta

Sekilas di foto ini terlihat foto anak-anak kecil pada umumnya. Memiliki senyuman dan tatapan mata ceria.

Lihat foto-foto selanjutnya, Kita lihat anak-anak ini lebih dekat lagi.

Di foto ini, anak sebelah saya usia 3 atau 4 tahun (asal Lampung), mengalami tumor mata, yang akhirnya harus dicangkok dan sudah melakukan kemoterapi 4x di RSCM. Anak ini dam ibunya (sebelah anak) sudah 5 bulan tinggal di YKaKi untuk pengobatan di Jakarta.

Anak kedua di sebelahnya, yang berkacamata, adalah anak kelas 2SD asal Cikarang, menderita leukimia dan Leukemia mielositik akut (AML), suatu jenis kanker darah dan sumsum tulang dengan sel-sel darah putih yang belum matang dalam jumlah berlebihan.

AML berlangsung cepat, dengan sel mieloid mengganggu produksi sel-sel normal darah putih, sel darah merah, dan platelet.
Gejala awalnya adalah bola mata si anak hampir keluar, setelah diperiksa sana sini diketahui kanker. Setelah kemoterapi, bola mata anak kembali normal tetapi ada lapisan putih di bola mata, yang membuat dia tidak bisa melihat jelas. Padahal anaknya rajin sekolah. Dan ibunya mengatakan penyebabnya adalah lingkungan, karena mereka tinggal di salah satu kawasan industri terbesar.

Bersama teman-teman meluangkan waktu, tenaga dan uang membantu menghibur anak-anak dan orang tua dalam bentuk acara permainan dan hadiah-hadiah.

Yang BEDA sekali penderita kanker anak-anak dengan dewasa adalah bahwa anak-anak tetap dalam ke-CERIA-annya, walau dalam penderitaan yang harus mereka tanggung. Masih anak-anak loh.

“Love could be the road to happiness but most times happiness leads you right to the doorsteps of love because ONLY HAPPY people can really LOVE.”

#cancersurvivor

#leukimia

#aml

#kanker

#yayasankankerjakarta

#happyvalentinesday

TESTIMONI “Mengapa Membeli Asuransi ?” – Part 2

Berdasarkan pengalaman mamaku waktu aku dan adikku mau kuliah mama dan papa selalu pusing mencari biaya  sampai mama bilang, libur kita nggak ke mana-mana karena uangnya utk biaya masuk kuliah…Aku nggak mau hal itu terjadi di keluarga kecilku,  untuk itu kedua anakku sudah aku siapkan dengan Program Pendidikam studylink dan Manulife Education Protector. Semoga semua lancar (Fina-Karyawati)

Saya membeli Asuransi karena saya tidak mau dibebankan oleh biaya rumah sakit yang kian hari kian mahal. Di samping itu, karena saya sebagai tulang punggung keluarga, saat sakit , Saya juga tidak mau menyusahkan keluarga Saya. (Melisa-Manajer)

Saya Seorang guru, saya belum pernah tahu apa Manfaat Assuransi kalau saya beli untuk keluarga ,tapi Akhirnya sy menemui seorang Agen Asuransi dan diterangkan manfaat yg saya dapat untuk saya Dan Keluarga . Akhirnya saya memutuskan untuk menyisih kan penghasilan saya Untuk membayar Assuransi yg saya pilih yaitu :Tabungan Untuk hari Tua dan di gabung kesehatan untuk keluarga juga . Alhamdulilah kedisiplinan saya membayar sampai sekarang, saya Masih di Proteksi dengan Asuransi Manulife.(,Ibu Rahmah-Guru)

Kunjungi booth Manulife
di RS Hermina Jatinegara lt. 3, Jakarta
12-14 Sept 2019
Dapatkan Edukasi Asuransi dan Program menarik untuk Anda.

#missqueenasuransi

TESTIMONI “Mengapa Membeli Asuransi ?” – Part 1

Saya ngak mungkin mengandalkan asuransi kantor, karena pasti ada keterbatasan usia untuk bekerja, saya ngak tau kapan resiko saya dan keluarga saya terjadi makanya saya beli asuransi.

Delapan tahun berlalu terjadi resiko yg ngak di inginkan terjadi, istri saya terkena resiko cancer payudara dan tdk bisa ditunggu lagi karena cancernya itu sudah membuat istri saya susah bernafas , ternyata cancernya itu menekan paru dan jantung nya.

Dengan rasa sedih asuransi itu terpakai juga untuk operasi pengangkatan cancer payudaranya dan proses penyembuhan nya, padahal berharap asuransi kesehatan itu tdk terpakai, karena kalo terpakai artinya resiko itu terjadi. Tapi semua tanpa disadari terselamatkan cash flow keuangan saya yg saat itu sedang membangun bisnis saya, sehingga semua teratasi dengan baik istri saya di nyatakan dokter bebas cancer. Setelah 8-9 bulan perawatan yg intensif ditanganin dokter ahlinya, dan biaya itu semua di cover asuransi Manulife dibantu oleh Agen saya yg sudah seperti saudara. – (Mr. Client-Karyawan)

Buat saya yang sudah beberapa kali mengurus keluarga yang sakit di RS, membuat saya menyadari betapa pentingnya memiliki Asuransi Kesehatan di zaman sekarang.

Memiliki Asuransi, artinya kita punya bantuan “amunisi” untuk kita “berperang” saat sakit dan harus masuk ke Rumah Sakit.

Memiliki Asuransi yang baik bisa membantu kita mengurangi beban pikiran atas biaya saat kita sakit, sehingga kita bisa fokus untuk lebih cepat sembuh. (Fonny-wiraswasta)

Dengan memiliki asuransi, kita jadi punya #peaceofmind / bisa lebih #fokus ke kerjaan. knowing that if something bad happens, minimal ada yg cover dari segi biaya. asalkan tidak lupa membayar premi 😀 – (Satria-CEO)

Kunjungi booth Manulife
di RS Hermina Jatinegara lt. 3, Jakarta
12-14 Sept 2019
Dapatkan Edukasi Asuransi dan Program menarik untuk Anda.
#missqueenasuransi

Bersama Agen-Agen Profesional

Kata orang, susah banget jadi “Agen Asuransi”.
Tapi, saya sedang bersama para Agen Asuransi yang sudah lebih dari 10 tahun, dan saya pun sudah 9 tahun dengan profesi ini.

Jadi tidak ada yang salah dengan profesi ini, tetapi bagaimana kita tetap memegang komitmen dan selalu positif thinking dalam menghadapi cobaan.

positifthinking #agenasuransi #jadiandalan

manulifers #thepowerofwe

How Insurance Agent Works

agenmanulife

Insurance Agent? YES… we are.

We come from many different background & reasons in our profession. But only have ONE goal to help people UNDERSTAND about insurance, KNOW their NEEDS and own insurance to PROTECT their valuable asset when the life-risk happens suddenly.

There are sometimes, people look down our profession, just because of their narrow mind, says this profession only thinks about money or commission.
But let me ask, who doesn’t need money ?
But yes, there are some insurance agents who are irresponsible at their profession, only think about commission and no deep understanding about the products.
How about other profession? There must be irresponsible people with their profession.

People always think, insurance agents have nothing to do with their profession, have many free time, and money comes.

Let me tell you, our profession is having FLEXIBLE time, just like a businessman. You see that we only go eat and meet people in coffee shop or good restaurant. That is how we work.
So, we have flexible time, we also have flexible place to make our prospect or clients to be comfort with us. Remember , to COMFORT our prospects and clients.

Now, let me tell you, how is exactly INSURANCE AGENT (life and general) works in daily :
• Attend meetings, seminars and programs to learn about new products and services, learn new skills, and receive technical assistance in developing new accounts.
• Calculate premiums and establish payment method.
• Call on policyholders to deliver and explain policy, to analyze insurance program and suggest additions or changes, or to change beneficiaries.
• Confer with clients to obtain and provide information when claims are made on a policy.
• Contact underwriter and submit forms to obtain binder coverage.
• Customize insurance programs to suit individual customers, often covering a variety of risks.
• Develop marketing strategies to compete with other individuals or companies who sell insurance.
• Ensure that policy requirements are fulfilled, including any necessary medical examinations and the completion of appropriate forms.
• Explain features, advantages and disadvantages of various policies to promote sale of insurance plans.
• Explain necessary bookkeeping requirements for customer to implement and provide group insurance program.
• Inspect property, examining its general condition, type of construction, age, and other characteristics, to decide if it is a good insurance risk.
• Install bookkeeping systems and resolve system problems.
• Interview prospective clients to obtain data about their financial resources and needs, the physical condition of the person or property to be insured, and to discuss any existing coverage.
• Monitor insurance claims to ensure they are settled equitably for both the client and the insurer.
• Perform administrative tasks, such as maintaining records and handling policy renewals.
• Plan and oversee incorporation of insurance program into bookkeeping system of company.
• Seek out new clients and develop clientele by networking to find new customers and generate lists of prospective clients.
• Select company that offers type of coverage requested by client to underwrite policy.
• Sell various types of insurance policies to businesses and individuals on behalf of insurance companies, including automobile, fire, life, property, medical and dental insurance or specialized policies such as marine, farm/crop, and medical malpractice.
Source : https://www.insurancejobs.com/job-de…/insurance-sales-agent/

Come on INSURANCE AGENT, be PROUD of your profession and achieve your goal !
See you at MDRT International Day 2018.

#manulifer
#jadiandalan

Pengalaman Menyedihkan dari Seorang Agen Asuransi

 

Banyak orang mengatakan profesi seorang Agen Asuransi adalah profesi yang sering ditolak atau dijauhi oleh teman-teman atau orang sekitarnya. Itu memang salah satu pengalaman menyedihkan. Tapi Saya mengalami hal yang lebih menyedihkan sekali.

 

Awal Desember 2015, klien saya pria berusia 46 tahun mengambil asuransi kesehatan rawat inap, tetapi kelas kamar 500, dengan alasan sudah punya dari asuransi lain. Padahal klien mempunyai bisnis perdagangan cukup besar.
Satu (1) bulan setelah polis terbit, klien terdeteksi mengidap penyakit diabetes, dan hanya melakukan rawat jalan untuk kontrol dokter.
Setelah polis berjalan 1 tahun, klien tidak lanjut bayar, padahal sudah diingatkan, akhirnya polis lapse.
Sampai akhirnya di bulan April 2017, klien mengatakan mau lanjutkan asuransi. Beruntungnya polis masih bisa dipulihkan otomatis dikarenakan belum ada histori klaim rawat inap, sehingga klien hanya membayar premi lanjutan, dan polis aktif kembali.
Bulan September 2017, klien menelpon karena tiba-tiba jari tangannya sakit, hanya karena menangkap bola. Klien pergi ke dokter dengan membawa formulir klaim kecelakaan, dan hasil diagnosa dokter adalah tulang dari jari-jari tangan kiri ada yang retak (dilihat dari hasil rontgen), dan biaya dokter dan pengobatan hampir Rp 3 juta.

Setelah dibantu untuk pengajuan klaim dan dibayarkan oleh perusahaan asuransi, klien berniat upgrade kelas kamar kesehatannya.
Respon Saya saat itu adalah memberikan informasi kemungkinan terburuk bila di upgrade, mengingat klien sudah mengidap diabetes.
Saat yang sama pula, klien akhirnya juga mau membeli uang pertanggungan jiwa sebesar Rp 2M.

Mungkin karena klien sudah merasakan manfaat asuransi, makanya klien baru percaya sama asuransi. Karena dulunya hanya berpikir bahwa membeli asuransi, ‘yang penting ada’.

Setelah melewati masa pemeriksaan kesehatan akibat riwayat penyakitnya, maka keputusan dari perusahaan asuransi, adalah :
1. upgrade asuransi kesehatan rawat inap tidak dapat diupgrade, karena riwayat penyakit sudah ada. Tetapi klien masih bisa menggunakan manfaat kesehatan dengan kelas awal
2. asuransi jiwa UP 2M tidak dapat diterima , karena klien ternyata juga mengidap jantung koroner sejak Sept 2017, yang mengakibatkan risiko tinggi untuk klien tersebut.

Bagi seseorang dengan profesi agen asuransi seperti saya, pengalaman ini menyedihkan bukan karena kehilangan ‘case‘ atau komisi, tetapi adalah :
1. klien kehilangan kesempatan menyiapkan dana darurat untuk memproteksi kebutuhan keuangan keluarga dan bisnisnya. Terlebih lagi, ke-3 anaknya masih sekolah dan kuliah
2. kalau kita mengenal teman atau kenalan kita yang masih berusia muda dan produktif, mengidap penyakit yang beresiko tinggi, pastilah kita prihatin, apalagi orang tersebut kita kenal baik
3. seharusnya kita agak ‘memaksa’ dari awal begitu dia membeli polis asuransi kesehatan untuk membeli asuransi jiwa, apabila kita mau menolong keluarganya.

Kalau sudah ada histori ditolak untuk pengajuan asuransi dan mempunyai penyakit beresiko tinggi, akan sulit diterima di asuransi manapun.

Dari pengalaman ini, Saya menyadari benar, bahwa profesi ini bukanlah profesi main-main, jika sudah ‘nyemplung’, jangan ada kata keluar, tetapi malah harus terus menerus mendalami kebutuhan dan perencanaan keuangan terutama untuk persiapan dana darurat untuk orang-orang yang belum terproteksi.
Seseorang boleh dikatakan sangat hebat bila sudah mempunyai aset berlipat-lipat ganda, tetapi jika tidak mempunyai proteksi, maka aset itu akan habis dalam sekejap dan keluarga yang ditinggalkan akan menjadi beban orang lain, bila tidak direncanakan dengan benar.

Saya Bonie Corina, SFP Manulife Indonesia. Itu pengalaman saya, bagaimana pengalaman Anda ?