Kinerja MANULIFE INDONESIA meningkat

rbc

Risk-Based Capital (RBC) is a method of measuring the minimum amount of capital appropriate for a reporting entity to support its overall business operations in consideration of its size and risk profile. RBC limits the amount of risk a company can take. It requires a company with a higher amount of risk to hold a higher amount of capital. Capital provides a cushion to a company against insolvency. RBC is intended to be a minimum regulatory capital standard and not necessarily the full amount of capital that an insurer would want to hold to meet its safety and competitive objectives. In addition, RBC is not designed to be used as a stand-alone tool in determining financial solvency of an insurance company; rather it is one of the tools that give regulators legal authority to take control of an insurance company. (http://www.naic.org)

Rasio RBC Manulife Indonesia per 31 Des 2017 adalah sebesar 582% untuk bisnis konvensional dan 372% untuk Tabarru’ Syariah.

 

sumber : bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia membukukan pertumbuhan premi baru hingga 19% sepanjang 2017.

Jonathan Hekster, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia), mengatakan pihaknya mencatatkan kinerja yang kuat pada tahun lalu dengan didukung oleh pertumbuhan premi bisnis baru tersebut.

“Pertumbuhan premi bisnis baru meningkat 19% menjadi Rp4,4 triliun,” ungkapnya di sela-sela konferensi pers pemaparan kinerja, Rabu (16/5/2018).

Jonathan menjelaskan pada periode itu total pendapatan premi juga bertumbuh signifikan. Total premi dan deposit meningkat 34% dari tahun sebelumnya menjadi Rp25,0 triliun.

Pada periode yang sama, Manulife Indonesia membukukan laba komprehensif sebesar Rp2,6 triliun atau meningkat 290% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Premi bisnis baru kami bertumbuh, dan total pendapatan premi juga naik sampai Rp25 triliun.”

Jonathan mengatakan pada tahun lalu kanal pemasaran bancassurance berkontribusi sebesar 28% pada kinerja perusahaan. Hal ini didukung oleh hubungan Manulife Indonesia yang kuat dengan para mitra bank dalam menyediakan solusi yang tepat kepada para nasabah.

Tingkat pencapaian solvabilitas atau risk based capital (RBC) perusahaan asuransi joint venture  ini mencapai 582% untuk bisnis konvensional dan 372% untuk Tabarru’ Syariah.

Manulife Indonesia, tambah Jonathan,  kini melayani lebih dari 2,4 juta nasabah di seluruh Indonesia.

“Kami bangga dengan pencapaian kami di 2017. Kami akan terus berfokus untuk menyediakan solusi finansial yang tepat dan melakukan layanan terbaik, untuk memenuhi kebutuhan keuangan nasabah yang beragam” kata dia.

#jadiandalan#manulifeindonesia #riskbasedcapital #kinerjameningkat #asuransiterbaik

Bonie Corina, SFP | 08129409026