Ditolak Asuransi?

Hampir kebanyakan orang, tidak terpikir untuk menjadi agen Asuransi, karena suka ditolak”.
Bagi kami-kami ini yang sudah ‘nyemplung’, kalau ditolak prospek sudah menjadi hal biasa. Kecewa 15 menit, then move on, kita tawarkan yang lain.

Tetapi,  sangat menyedihkan buat kita adalah saat klien ditolak oleh Asuransi.
Mengapa sedih?

Saat seorang prospek memutuskan untuk membeli Asuransi artinya dia sudah melakukan tahap-tahap ini:
1. Membuka pikiran untuk menerima konsep baru tentang asuransi
2. Membuka diri untuk mengenal lebih dekat Agen Asuransinya
3. Mempercayakan privasi miliknya, baik keuangan dan perlindungan diri dan keluarganya hingga ke masa depan (long term) kepada Agen Asuransi

Jadi dalam 3 tahap ini terjadi keterikatan secara emosional antara klien dengan Agen Asuransi.

Jadi saat klien ditolak oleh Perusahaan Asuransi, ini bukan tentang Agen Asuransi batal mendapatkan komisi (short term), tetapi kesempatan klien ini untuk berasuransi ke depannya (long term) sudah sangat sulit.

Rasa Kecewa klien ditolak Asuransi jauh lebih besar dari rasa kecewa Agen Asuransi ditolak prospek.
Sama seperti orang tua yang ingin sekali anaknya lulus kuliah. Orang tua menyesal hanya sebentar, tetapi Anak jauh lebih menyesal karena masa depan dia terganggu.

#Beli Asuransi saat Sehat

#proteksiaset #proteksiincome
#incomeprotection #assetprotection
#asuransijiwa #asuransikesehatan
#perencanaankeuangan #manulife

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *