Menabung di Asuransi sama dengan berinvestasi (membuat Paper Asset)

Menurut definisi Wikipedia, Aset adalah sumber ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat usaha di kemudian hari.

Biasanya kita terbiasa dengan Conventional Asset , di mana aset dalam bentuk fisik, contohnya yang paling mudah adalah properti.

Properti dianggap aset yang paling menguntungkan. Dalam membeli properti sebagai warisan, yang harus kita lakukan adalah :

  1. membayar DP 10-30%, bila properti yang dibeli seharga Rp 1M, maka DP harus dibayar sebesar Rp 100-300 Juta yang harus dibayarkan dalam waktu singkat
  2. pada saat mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), diharuskan membayar biaya-biaya administrasi untuk KPR sebesar 5% dari harga yang di KPR
  3. Pada saat membayar cicilan KPR dikenakan bunga 10-15% setahun
  4. Bila cicilan properti sudah selesai, diharuskan membayar lagi biaya serah terima kepemilikan properti
  5. Saat properti sudah dimiliki, harus membayar biaya maintenance
  6. Bila properti akan dijual oleh ahli waris yang membutuhkan uang cash, maka diharuskan lagi membayar pajak jual/beli dan biaya notaris

Sehingga saat kita berinvestasi rumah seharga Rp 1M, sebenarnya kita membayar lagi biaya-biaya lebih dari 20% harga properti di luar bunga KPR.

Selain Conventional Asset, ada yang namanya Paper Asset, di mana aset ini tidak berbentuk fisik , tetapi berupa kertas.

Salah satu contoh Paper Asset adalah asuransi, di mana bila ada seseorang yang hendak membeli Paper Asset seharga Rp 1M sebagai warisan, maka yang harus dilakukan adalah :

  1. tidak perlu membayar DP 10-30%, tetapi langsung membayar cicilan TANPA bunga selama 10 tahun dengan Rp 8.3 juta/bulan. ( Nilai Rp 1M dibagi 120 bulan).
  2. Saat warisan Rp 1M diberikan kepada ahli waris, tidak ada biaya balik nama dan pajak
  3. Mendapatkan bunga atau tingkat pengembalian atas warisan yang dibeli

Fungsi memiliki Paper Asset :
1. Multiplikasi asset. Cara mudah, murah dan pasti menggandakan aset
2. “Kado Special” untuk keluarga tercinta. Kita mungkin bisa hidup biasa-biasa saja, tapi keluarga dan anak-anak kita harus mendapatkan kehidupan yang lebih layak
3. Pembekalan anak/generasi penerus (cucu, cicit, dll). Selain menjamin biaya pendidikan, uang di tangan yang tepat dan bijak akan dapat menjadi saluran berkat bagi banyak orang
4.Shareholder Guarantee dalam dunia usaha, sebagai pemegang saham bersama, tidak perlu khawatir akan perusahaan jika suatu saat ditinggal win-win solution bagi Anda dan mitra bisnis Anda.
5. Strategy cerdik untuk mengembalikan semua Aset yang sudah dikonsumsi selama hidup
6. Sarana berderma dan sosial, penerima aset bisa ditunjuk kepada yayasan panti asuhan atau yayasan lainnya, bisa untuk mewujudkan cita-cita selama hidup jika ingin membangun tempat ibadah untuk masyarakat , dsb.
7. Aset dan Warisan bebas pajak

Kalau sudah mengetahui perbedaan Conventional Asset dengan Paper Asset. 

Manulife Lifestyle Protector (MLP) adalah produk semi-tradisional yang memberikan jaminan premi kembali dan memberikan tingkat bunga tabungan yang tetap hingga polis habis kontrak usia 70 tahun.
Bisa memilih periode menabung 5 tahun, 10 tahun atau 20 tahun.

Bonie Corina | WA : 0812-9409026

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *