Cara Memilih Asuransi

Dalam memilih asuransi yang tepat buat diri kita, maka pilihlah sesuai dengan kebutuhan dan pendapatan kita.

Contoh :

Seorang pria berumur 32 tahun dengan pendapatapan sebesar Rp 12.5Jt/bulan. Pengeluaran Rp 8 Jt/bulan.

Mempunyai Anak berumur 3 tahun dan 1 tahun.

Asuransi apa yang tepat untuk Pria tersebut ?

Jawab :

Untuk pendapatan Rp 12.5 Jt/bulan, maka pendapatannya adalah Rp 150Jt/thn. Sampai pria itu pensiun di usia 55 tahun, maka total pendapatan yang dimiliki adalah Rp 3.45M, maka untuk melindungi pendapatan sampai usia 55 tahun, Pria tersebut harus membeli Asuransi Jiwa dengan Uang Pertanggungan (UP) Rp 3.5M.

Untuk kedua anaknya , sesuai dengan survey internal, biaya sekolah dari SD sampai kuliah dengan asumsi sekolah lokal dan kuliah Perguruan Tinggi Negeri, maka perhitungannya adalah :

Anak 3 tahun :

SD Rp 12.96, SMP Rp 17.62, SMA Rp 25.90, Kuliah Rp 466.50 (Dalam Jutaan)

Anak 1 tahun :

SD Rp 15.11, SMP Rp 20.56, SMA Rp 30.21, Kuliah Rp 544.10 (Dalam Jutaan)

Maka Total biaya sekolah untuk kedua anak sampai kuliah adalah Rp 1.132.960.000.

Dengan tabel anuitas , untuk kuliah anak tersebut 17 tahun lagi, dan asumsi nilai investasi 14%, maka untuk pemenuhan biaya sekolah tersebut, dibutuhkan menabung / premi sebesar:

Rp 1.132.960.000/ 67.39 = Rp 16.811.989 per tahun.

Maka dapat disimpulkan :

Untuk Asuransi Jiwa dengan Uang Pertanggungan (UP) Rp 3.5M , pilihannya adalah Pro Active Plus 20 dengan premi sebesar Rp 1 Jt/bulan.

Untuk Pendidikan kedua anaknya, dengan premi 17 Jt/tahun atau Rp 1.5 Jt/bulan , pilihannya adalah Studylink.

Hanya dengan total Rp 2.5 Jt/bulan , Pria itu masih bisa menabung Rp  2 Jt/bulan, dan penciptaan aset untuk keluarga serta sekolah kedua anaknya sudah terpenuhi sampai kuliah.

Dengan ilustrasi seperti di atas, Anda setuju bukan, bila Asuransi dapat dijadikan sebagai tabungan atau salah satu investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *